Internet
lounge di merupakan salah satu fasilitas yang disediakan Universitas Gunadarma.
Dengan bermodal KTM mahasiswa gunadarma dapat megakses internet gratis selama
20 menit. Didalam i-longue terdapat admin yang bertugas untuk melayani
mahasiswa yang ingin mengakses internet. Suatu hari saya mendengar bahwa
i-lounge membuka lowongan untuk menjadi admin. Saya dan 4 orang teman sekelas
saya pun merasa tertarik untuk mencoba memberikan CV dengan harapan diterima.
Tujuan
saya adalah untuk mencoba hal baru, mencari pengalaman didalam dunia kerja,
belajar bersosialisasi dengan orang baru dan sebagai mahasiswa yang masih
mendapat uang saku dari orang tua saya ingin menambah uang saku dari keringat
saya sendiri. Hal tersebut tidak jauh berbeda dengan teman saya yang lainnya.
Cukup
lama saya dan teman saya menunggu panggilan tersebut sampai akhirnya salah satu
teman saya mendaftar sebagai asisten labolatorium Sistem Informasi dan
diterima. Saya dan 2 orang teman saya sudah merasa putus asa karena panggilan
tidak kunjung datang.
Pada
tanggal 8 maret lalu ketika saya berada dikamar mandi saya tidak mendengar
bahwa telepon genggam saya bordering hingga 3 kali. Disaat bersamaan teman saya
mengirim pesan singgkat yang menanyakan apakah saya di telepon oleh i-longue
atau tidak. Ketika itu saya merasa kecewa pada diri saya, namun saya mencoba
menelepon kembali nomor tersebut namun tidak sesuai dengan harapan karena
telepon tersebut adalah telepon Gunadarma yang mengharuskan untuk menekan nomor
tujuan terlebih dahulu.
2
teman saya memberi tahu saya apa yang dikatakan oleh koordinator i-lounge untuk
datang ke kampus depok di D315 tanggal 11 maret pukul 14:30 WIB. Maka dengan
modal nekad saya berangkat kedepok pada hari senin dengan harapan bahwa nama
saya belum dicoret. Benar saja setelah menunggu akhirnya tiba giliran saya
untuk interview. Sebelum itu saya sudah bertanya kepada ibu kepala Koordinator
tersebut apakah saya masih bisa melaksanakan interview dan Alhamdulillah saya
masih bisa melaksanakan interview.
Tangan
yang dingin karena grogi tidak mengurungkan niat saya untuk melanjutkan
interview. Ibu koordinator mengajukan beberapa pertanyaan mengenai jati diri
saya dan bagaimana sikap saya jika diterima sebagai admin di I-longue. Setelah
saya menjawab pertanyaan tersebut saya diberitahu bahwa pengumumannya akan
diberitahu melalui pesan singkat. Saya hanya berharap yang terbaik untuk diri
saya. Jika menjadi admin merupakan yang terbaik maka Allah akan membukakan
jalannya, namun jika memang itu bukan yang terbaik maka saya berharap akan
dibukakan pintu rezeki dengan cara yang berbeda. Saat ini saya dan 2 teman saya
sedang harap-harap cemas menunggu pengumuman tersebut. Tentang hasilnya
pengumuman nanti saya akan memposting pada tulisan berikutnya.


0 komentar:
Posting Komentar