Lanjut dari
cerita sebelumnya, masih berhubungan dengan ulang tahun saya. Ulang tahun saya
jatuh pada hari Kamis, dan di hari Sabtu saya diajak sahabat SMP saya (Ulfa)
untuk datang kerumah sahabat saya yang lainnya (Tiwi) karena ada yang ingin di
bicarakan. Karena saya masih ada jam kuliah siang maka saya datang kerumah Tiwi
setelah saya pulang kuliah. Namun, disaat itu Ulfa belum datang maka saya
menunggu sekitar 30 menit hingga dia datang.
Ketika Ulfa
sampai di rumah Tiwi, ia langsung mengajak Intan (adik tiwi) untuk menemaninya
ke mini market terdepat karena ingin membeli makanan. Lalu ketika sudah sampai
ia dan intan langsung kedapur. Sekitar 15 menit saya dan Tiwi menunggu mereka
keluar, saya merasa ada yang aneh lalu saya berinisiatif untuk melihat apa yang
mereka lakukan didapur. Dan ketika saya sampai di dapur saya melihat Intan dan
Ulfah sedang membuat cake sederhana
dari wafer, biskuit dan ice cream. Mereka pun terkejut dengan kedatangan saya,
saya yang melihat itu hanya bisa tertawa melihat teman saya kecewa dan marah
karena kejutan yang mereka buat untuk saya telah terbongkar. Anehnya Tiwi yang
di saat itu tidak mencegah saya untuk pergi ke dapur dengan alasan jika ia
mencegah saya akan tetap pergi ke dapur untuk melihat apa yang terjadi.
Setelah kekecewaan
dan kemarahan mereka reda merekapun mengucapkan selamat ulang tahun untuk saya
dan juga memberikan doa yang terbaik untuk saya agar dapat sukses dunia dan
akhirat nanti. Saya juga merasa terharu karena tadinya saya pikir mereka lupa
karena sudah hampir 9 tahun kami bersahabat mereka selalu tepat waktu
mengucapkan selamat ulang tahun, namun tahun ini mereka memberikan kejutan yang
tak ternilai untuk ulang tahun saya. Tidak dilihat dari apa yang mereka berikan
tapi saya melihat ketulusan mereka menjadi sahabat saya hingga umur saya yang
sekarang ini. Sama seperti harapan saya kepada sahabat-sahabat yang lain saya
harap persahabatan ini akan berlangsung hingga kelak kita berkeluarga.





0 komentar:
Posting Komentar