Senin, 30 Juni 2014

Penulisan 2 Bulan Ke-4 Softskill Etika & Profesionalisme TSI

Diposting oleh Ryanti Ramadani di 6/30/2014 07:39:00 AM

Nama              : Ryanti Ramadani
Kelas               : 4KA24
NPM               : 16110311
Mata Kuliah   : Etika & Profesionalisme TSI

SUMBER

ORGANISASI MEMORI
Walsh dkk (1991) dalam Stein (1995) mendefinisikan memori organisasi (MO) sebagai penyimpanan informasi dari sejarah organisasi yang dapat digunakan untuk menghasilkan keputusan saat ini. Definisi tersebut kemudian diperluas oleh Stein (1995) dengan menambahkan akibat dari penggunaan MO, yaitu terjadinya peningkatan atau penurunan tingkat keefektifan organisasi, seperti mengasah kompetensi inti, meningkatkan pembelajaran organisasi, meningkatkan kemandirian, dan menurunkan biaya transaksi.


Gambar I menunjukkan Proses MO. Pengetahuan dihasilkan dari suatu proses belajar, lalu disimpan untuk kemudian dipanggil kembali, biasanya untuk mendukung pengambilan keputusan atau mengatasi suatu masalah.

Beberapa sarana untuk mempertahankan MO ditunjukkan pada tabel I. Schema adalah suatu struktur kognitif individu yang membantu orang mengatur dan memproses pengetahuan secara efisien. Script (terkadang diartikan sebagai tranformasi atau perubahan) menggambarkan urutan kejadian pada situasi yang lazim atau akrab. Sistem adalah kumpulan elemen-elemen saling terkait yang terhubung baik secara langsung maupun tidak langsung.

Walsh and Ungson (1991) dalam Rahman (2006), memaparkan bahwa tempat penyimpanan MO adalah:
  1. Individu berupa catatan atau rekaman yang berhubungan dengannya.
  2. Budaya, berupa cara belajar mempersepsikan, berpikir dan merasakan sesuatu.
  3. Perubahan atau logika yang menuntun perubahan masukan (misalnya bahan mentah, tenaga baru,  klaim asuransi ) ke dalam bentuk keluaran (misalnya produk akhir, orang perusahan yang berpengalaman, pembayaran asuransi).
  4. Struktur yaitu peran dan perilaku yang diharapkan.
  5. Ekologi yaitu pengaturan secara fisik tempat kerja (organisasi).
  6. Penyimpanan eksternal berupa dokumentasi informasi. Misalnya ingatan pekerja sebelumnya, pengetahuan pesaing, rekaman layanan keuangan perusahaan.
Perawatan pengetahuan diperlukan karena pengetahuan yang dimiliki adakalanya hilang atau rusak. Misalnya berhentinya beberapa orang pekerja lama di perusahaan.
Pemanfaatan teknologi informasi dapat memberikan informasi secara lebih cepat dan tepat, melawati batas waktu dan ruang. Teknologi penyimpanan komputer dan teknik pemanggilan kembali yang canggih, seperti bahasa query, database multimedia, dan sistem manajemen database, bisa menjadi alat efektif dalam meningkatkan memori organisasi (Alavi, 2001).

Model Organisasi Memory
Literatur organisasi informasi memegang banyak variasi, dan kadang-kadang bersaing, definisi. kecil, Namun, terletak pada pemeriksaan empiris organisasi memori dalam konteks penggunaan, bahkan meskipun ada telah berulang panggilan untuk jenis studi. Walsh dan Ungson [23], misalnya, perhatikan bahwa: Meskipun penggunaan umum dari istilah organisasi memori, tidak jelas bahwa kita telah memahami konsep atau implikasinya untuk pengelolaan organisasi. (hlm 84-85) Memang, sementara Walsh dan Ungson lakukan membedakan jumlah komponen umum dari memori organisasi, kertas mereka tidak empiris. Juga tidak menyebutkan apapun
studi empiris. Umumnya, koran lainnya berteori tentang memori organisasi juga berteori pada yang sangat besar skala, tidak bergantung pada data empiris.

Umumnya, koran lainnya berteori tentang memori organisasi juga berteori pada yang sangat besar skala, tidak bergantung pada data empiris. Huber [8] berpendapat bahwa pembelajaran organisasi dan dukungan memori akan berguna, tapi kertas tidak membedakan dengan jelas apa
merupakan memori organisasi. Stein dan Zwass [20], sementara mengakui perlunya studi empiris,tetap mengandalkan pada model organisasi di grand skala. Smith [18] menggunakan model yang sama. Sebagian besar dari studi memori organisasi sebagian besar telah terfokus pada sistem teknologi yang dirancang untuk menggantikan sistem memori manusia dan berbasis kertas. Banyak dari studi (misalnya, [1], [12], [5]) telah memeriksa memori sistem yang digunakan, tetapi penelitian telah terbatas. Mereka sering mengandalkan pada definisi sempit organisasi memori atau tugas-tugas organisasi. Lebih penting lagi, penelitian telah terbatas pada sistem tertentu, dan ini sistem ini sering prototipe.



0 komentar:

Posting Komentar

 

My blog Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review