Senin, 15 November 2010

Tugas ISD bab 7

Diposting oleh Ryanti Ramadani di 11/15/2010 05:11:00 AM

Nama               : Ryanti Ramadani
NMP               : 16110311
Kelas               : 1KA26
Tugas               : ISD Bab 7
Kelompok        : 6

MASYARAKAT PERKOTAAN DAN MASYARAKAT PEDESAAN

1. Menjelaskan Sifat dan Hakikat Masyarakat Pedesaan
     Seperti dikemukakan oleh para ahli atau sumber bahwa masyarakat Indonesia lebih dari 80% tinggal di pedesaan dengan mata pencaharian yang bersifat agraris. Masyarakat pedesaan yang agraris biasanya dipandang antara sepintas kilas dinilai oleh orang-orang kota sebagai masyarakat tentang damai, harmonis yaitu masyarakat yang adem ayem, sehingga oleh orang kota dianggap sebagai tempat untuk melepas lelah dari segala kesibukan, keramaian dan keruwetan atau kekusutan pikir.
     Maka tidak jarang orang kota melepaskan kelelahan dan kakusutan pikir tersebut dengan pergi keluar kota, karena merupakan tempat yang adem ayem, penuh ketenangan. Tetapi sebetulnya ketenangan masyarakat pedesaan itu hanyalah terbawa oleh sifat masyarakat itu yang oleh Ferdinand Tonies diistilahkan dengan masyarakat gemeinschaft ( paguyuban ). Jadi Paguyuban masyarakat itulah yang menyebabkan orang-orang kota menilai sebagi masyarakat itu tenang harmonis, rukun dan damai dengan julukan masyarakat yang adem ayem.

     Contoh kasus pada tempat peristirahatan seperti villa-villa yang terdapat di daerah puncak, sebagian besar villa tersebut adalah atas nama kepemilikan orang kota seperti Jakarta. Menurut orang Jakarta puncak adalah tempat yang nyaman dan tentram untuk melepas kepenatan kerja sehingga mereka membangun tempat peristirahatan disana
    
Opini :   menurut saya wajar bahwa orang kota menilai masyarakat pedesaan sebagai masyarakat yang harmonis karena daerah dipedesaan yang mengambarkan ketenangan dan kedamaian sehingga orang kota berpendapat seperti itu, coba saja dibandingkan dengan kota Jakarta yang dipenuhi dengan polusi sehingga tidak mencerminkan ketenangan dan kedamaian.
    
2. Menyebutkan macam-macam gejala masyarakat pedesaan
Masyarakat pedesaan mengenal berbagai macam gejala sosial, khussunya hal ini merupakan sebab-sebab bahwa di dalam masyarakat pedesaan penuh dengan ketegangan-ketegangan social.  Gejala- gejala social itu adalah :
a. Konflik ( Pertengkaran )
     Pertengkaran-Pertengkaran yang terjadi biasanya berkisar pada masalah sehari-hari rumah tangga dan sering menjalar ke luar ruamah tangga.
b.  Kontraversi ( Pertentangan )
     Pertentangan ini bisa disebabkan oleh peruibahan konsep-konsep kebudayaan (adat-istiadat), psikologi atau dalam hubungannya dengan guna-guna ( black magic). Para ahli hukum adat biasanya meninjau masalah kontraversi ini dari sudut kebiasaan masyarakat.
c. Kompetisi ( Persiapan )
     Masyarakat pedesaan adalah manusia pada biasanya yang antara lain mempunyai saingan dengan manifestasi sebagai sifat ini. Oleh karena itu maka wujud persaingan itu bisa positif dan bisa negative.
d. Kegiatan pada Masyarakat Pedesaan
     Masyarakat pedesaan mempunyai penilaian yang tinggi terhadap mereka yang dapat bekerja keras tanpa bentuan orang lain. Jadi jelas masyarakat pedesaan bukanlah masyarakat yang senang diam-diam tanpa aktivitas, tanpa adanya suatu kegiatan tetapi kenyataannya adalah sebaliknya.

Contoh kasus pada petani, para petani bersaing untuk menghasilkan padi/beras yang bagus karena para konsumen tertarik pada beras yang bagus, selain itu para petani sering mempuinyai pendapat yang berbeda tentang cara tanam atau memilih pupuk yang tepat untuk padi mereka sehingga terkadang terjadilah pertengkaran, untuk itu para petani bekerja keras di lading untuk menghasilkan padi yang tebaik.

Opini :  Menurut saya pandangan orang kota terhadap pedesaan kurang tepat karena dari data diatas sudah jelas bahwa masyarakat dipedesaan tidak lain adalah manusia pada umumnya. Dan menurut saya masyarakat pedesaan mempunyai semangat yang tinggi dengan tanggungan beban menghidupi keluarganya para petani bekerja keras agar keluarga mereka dapat hidup layak.

Sumber : Buku MKDU Ilmu Sosial Dasar (penulis : Harwantiyoko dan Neltje F. Katuuk )

0 komentar:

Posting Komentar

 

My blog Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review