Nama : Ryanti Ramadani
Kelas : 4KA24
NPM : 16110311
Mata Kuliah : Etika & Profesionalisme TSI
Sumber
IT Audit Trail, Real Time
Audit, dan IT Forensik
a.
IT
Audit Trail
Audit Trail merupakan salah satu fitur
dalam suatu program yang mencatat semua kegiatan yang dilakukan tiap user dalam
suatu tabel log. secara rinci. Audit Trail secara default akan mencatat waktu ,
user, data yang diakses dan berbagai jenis kegiatan. Jenis kegiatan bisa berupa
menambah, merungubah dan menghapus. Audit Trail apabila diurutkan berdasarkan
waktu bisa membentuk suatu kronologis manipulasi data.Dasar ide membuat fitur
Audit Trail adalah menyimpan histori tentang suatu data (dibuat, diubah atau
dihapus) dan oleh siapa serta bisa menampilkannya secara kronologis. Dengan
adanya Audit Trail ini, semua kegiatan dalam program yang bersangkutan
diharapkan bisa dicatat dengan baik.
Cara
kerja Audit Trail
Audit
Trail yang disimpan dalam suatu tabel
1.
Dengan
menyisipkan perintah penambahan record ditiap query Insert, Update dan Delete
2.
Dengan
memanfaatkan fitur trigger pada DBMS. Trigger adalah kumpulan SQL statement, yang
secara otomatis menyimpan log pada event INSERT, UPDATE, ataupun DELETE pada
sebuah tabel.
Fasilitas
Audit Trail
Fasilitas Audit Trail diaktifkan, maka
setiap transaksi yang dimasukan ke Accurate, jurnalnya akan dicatat di dalam
sebuah tabel, termasuk oleh siapa, dan kapan. Apabila ada sebuah transaksi yang
di-edit, maka jurnal lamanya akan disimpan, begitu pula dengan jurnal barunya.
Hasil
Audit Trail
Record
Audit Trail disimpan dalam bentuk, yaitu :
- Binary File – Ukuran tidak besar dan tidak bisa dibaca begitu saja
- Text File – Ukuran besar dan bisa dibaca langsung
- Tabel.
b.
Real
Time Audit
Real Time Audit atau RTA adalah suatu
sistem untuk mengawasi kegiatan teknis dan keuangan sehingga dapat memberikan
penilaian yang transparan status saat ini dari semua kegiatan, di mana pun
mereka berada. Ini mengkombinasikan prosedur sederhana dan logis untuk
merencanakan dan melakukan dana untuk kegiatan dan “siklus proyek” pendekatan
untuk memantau kegiatan yang sedang berlangsung dan penilaian termasuk cara
mencegah pengeluaran yang tidak sesuai.
RTA menyediakan teknik ideal untuk
memungkinkan mereka yang bertanggung jawab untuk dana, seperti bantuan donor, investor
dan sponsor kegiatan untuk dapat “terlihat di atas bahu” dari manajer kegiatan
didanai sehingga untuk memantau kemajuan. Sejauh kegiatan manajer prihatin RTA
meningkatkan kinerja karena sistem ini tidak mengganggu dan donor atau investor
dapat memperoleh informasi yang mereka butuhkan tanpa menuntut waktu manajer.
Pada bagian dari pemodal RTA adalah metode biaya yang sangat nyaman dan rendah
untuk memantau kemajuan dan menerima laporan rinci reguler tanpa menimbulkan
beban administrasi yang berlebihan baik untuk staf mereka sendiri atau
manajemen atau bagian dari aktivitas manajer.
Penghematan biaya overhead administrasi
yang timbul dari penggunaan RTA yang signifikan dan meningkat seiring kemajuan
teknologi dan teknik dan kualitas pelaporan dan kontrol manajemen meningkatkan
menyediakan kedua manajer dan pemilik modal dengan cara untuk mencari kegiatan
yang dibiayai dari sudut pandang beberapa manfaat dengan minimum atau tidak ada
konsumsi waktu di bagian aktivitas manajer.
c.
IT
Forensik
IT Forensik merupakan Ilmu yang
berhubungan dengan pengumpulan fakta dan bukti pelanggaran keamanan sistem
informasi serta validasinya menurut metode yang digunakan (misalnya metode
sebab-akibat),
Tujuan IT Forensik adalah
untuk mendapatkan fakta-fakta objektif dari sistem informasi, karena semakin
berkembangnya teknologi komputer dapat digunakan sebagai alat bagi para pelaku
kejahatan komputer.
Fakta-fakta tersebut setelah di
verifikasi akan menjadi bukti-bukti (evidence) yang akan di gunakan dalam
proses hukum, selain itu juga memerlukan keahlian dibidang IT ( termasuk
diantaranya hacking) dan alat bantu (tools) baik hardware maupun software.
Untuk
Menganalisis Barang Bukti dalam Bentuk Elektronik atau Data seperti
1.
NB/Komputer/Hardisk/MMC/CD/Camera
Digital/Flash Disk dan SIM Card/HP
2.
Menyajikan
atau menganalisis Chart Data Komunikasi Target
3.
Menyajikan
atau Analisis Data isi SMS Target dari HP
4.
Menentukan
Lokasi/Posisi Target atau Maping
5.
Menyajikan
Data yg ada atau dihapus atau Hilang dari Barang Bukti Tersebut
Data atau barang bukti tersebut diatas
diolah dan dianalisis menggunakan software dan alat khusus untuk dimulainya IT
Forensik, Hasil dari IT Forensik adalah sebuah Chart data Analisis komunikasi
data Target.
Berikut prosedur forensik yang umum di gunakan antara lain :
Berikut prosedur forensik yang umum di gunakan antara lain :
1.
Membuat
copies dari keseluruhan log data, files, daln lain-lain yang dianggap perlu
pada media terpisah
2.
Membuat
finerptint dari data secara matematis.
3.
Membuat
fingerprint dari copies secara otomatis.
4.
Membuat
suatu hashes masterlist
5.
Dokumentasi
yang baik dari segala sesuatu yang telah dikerjakan.
Sedangkan
menurut metode Search dan Seizure adalah :
1.
Identifikasi
dan penelitian permasalahan.
2.
Membaut
hipotesa.
3.
Uji
hipotesa secara konsep dan empiris.
4.
Evaluasi
hipotesa berdasarkan hasil pengujian dan pengujian ulang jika hipotesa tersebut
jauh dari apa yang diharapkan.
5.
Evaluasi
hipotesa terhadap dampak yang lain jika hipotesa tersebut dapat diterima.





0 komentar:
Posting Komentar