Minggu, 20 Mei 2012

Teori Organisasi 2 Tugas 4

Diposting oleh Ryanti Ramadani di 5/20/2012 01:12:00 AM

Nama                   : Ryanti Ramadani
NPM                     : 16110311
Kelas                    : 2KA24
TUGAS 4
        1.       Apa itu uang dan jenis uang ?
                  Uang adalah alat tukar menukar yang diterima oleh masyarakat untuk proses  
        pertukaran  barang dan jasa. Uang dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan 
        sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum. Alat tukar itu dapat 
        berupa benda apapun yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam 
        proses pertukaran barang dan jasa. Beberapa ahli juga menyebutkan fungsi uang 
        sebagai alat penunda pembayaran.
Sehari-hari kita menemukan jenis-jenis uang yaitu sebagai berikut : 
a.      Berdasarkan bahan
        1. Uang logam, yaitu uang yang terbuat dari logam.
        2. Uang kertas, yaitu uang yang terbuat dari kertas.
b.      Berdasarkan lembaga yang mengeluarkan
1.    Uang Kartal (Chartal = kepercayaan), yaitu mata uang logam dan kertas 
        yang dikeluarkan oleh bank sentral dan berlaku umum di masyarakat.
2.   Uang Giral (Giro = simpanan di bank), yaitu dana yang disimpan pada rekening 
       giro (demand deposit) di bank-bank umum yang sewaktu-waktu dapat
      dipergunakan untuk melakukan pembayaran dengan perantaraan cek, bilyet 
      giro atau perintah membayar. Jadi, uang giral dikeluarkan oleh bank umum.
c.       Berdasarkan nilai
1.    Bernilai penuh, yaitu uang yang nilai bahannya (nilai intrinsik) sama dengan nilai nominalnya. Biasanya berupa uang logam.
2.   Tidak bernilai penuh, yaitu uang yang nilai bahannya (nilai intrinsik) tidak sama dengan nilai nominalnya. Biasanya berupa uang kertas.
d.   Berdasarkan pemakai
1.   Internal Value, yaitu kemampuan uang untuk membeli uang atau jasa di dalam negeri.
2.   Ekternal Value, yaitu kemampuan uang untuk ditukarkan dengan uang asing.
Sumber :
Eko, Yuli. 2009. Ekonomi  1 : Untuk SMA dan MA Kelas  X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.
Mulyati, sri Nur dan Mahfudz, Agus dan Permana, Leni. 2009. Ekonomi 1 : Untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Kelas X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.
http://id.wikipedia.org/wiki/Uang#Jenis

                2.       Apa yang anda ketahui dengan Bank Sentral dan Bank Umum ?
·         Bank Sentral
Sebagaimana dimaksud dalam UUD 1945 dan UU No,13 tahun 1968 mempunyai
tugas pokok membantu pemeritah dalam hal mengatur, menjaga dan memelihara
stabilitas nilai rupiah serta mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatan kerja guna meningkatkan taraf hidup rakyatBank sentral memiliki fungsi yang sangat penting dalam pengaturan ekonomi dan moneter yang dalam kegiatannya dapat bertindak sebagai agen pemerintah.
Bank Sentral bertugas untuk melaksanakan fungsi-fungsi Pemerintah
dalam bidang Ekonomi dan Moneter, karena bank Sentral adalah juga
bagian dari Pemerintah
·         Bank Umum
Bank Umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa lalu lintas pembayaran.
Fungsi pokok bank umum :
        Menyediakan mekanisme dan alat pembayaran yang lebih efisien dalam kegiatan ekonomi
        Memciptakan uang
        Menghimpun dana dan menyalurkan kepada masyarakat
        Menawarkan jasa jasa keuangan lain
Sumber :
https://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:z_M33b4uOAcJ:images.bocahupd.multiply.multiplycontent.com/attachment/0/Rr6QegoKCpIAAGTDYSI1/BANK%2520SENTRAL.ppt?key%3Dbocahupd:journal:8%26nmid%3D53393317+bank+sentral+dan+bank+umum&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEESjoH2ILn0oxd7AnILWtlrygXH6bLejuMdqvzF_OOrFSaB0GO5OJl8b91RB-A7EiijhMbJyiHDYWEbIiKcDGfcU_xqJzwLhpbmVPj2_5HlJ1agNWUXrOwe0a1o8pVsELpCPFPAeQ&sig=AHIEtbQcgmbLHEhPcMHynGpjCTGaeKUJ2g

        3.      Sebutkan kebijakan-kebijakan moneter yang dilakukan pemerintah !
                Kebijakan moneter adalah proses mengatur persediaan uang sebuah negara untuk        
         mencapai tujuan tertentu; seperti menahan inflasi, mencapai pekerja penuh atau lebih     
         sejahtera. Kebijakan moneter dapat melibatkan mengeset standar bunga pinjaman
         "margin requirement", kapitalisasi untuk bank atau bahkan bertindak sebagai peminjam 
         usaha terakhir atau melalui persetujuan melalui negosiasi dengan pemerintah lain.

         Kebijakan moneter dapat dilakukan dengan menjalankan instrumen kebijakan moneter, 
         yaitu antara lain :
1.       Operasi Pasar Terbuka (Open Market Operation) Operasi pasar terbuka adalah cara mengendalikan uang yang beredar dengan menjual atau membeli surat berharga pemerintah (government securities). Jika ingin menambah jumlah uang beredar, pemerintah akan membeli surat berharga pemerintah. Namun, bila ingin jumlah uang yang beredar berkurang, maka pemerintah akan menjual surat berharga pemerintah kepada masyarakat. Surat berharga pemerintah antara lain diantaranya adalah SBI atau singkatan dari Sertifikat Bank Indonesia dan SBPU atau singkatan atas Surat Berharga Pasar Uang.
2.       Fasilitas Diskonto (Discount Rate) Fasilitas diskonto adalah pengaturan jumlah duit yang beredar dengan memainkan tingkat bunga bank sentral pada bank umum. Bank umum kadang-kadang mengalami kekurangan uang sehingga harus meminjam ke bank sentral. Untuk membuat jumlah uang bertambah, pemerintah menurunkan tingkat bunga bank sentral, serta sebaliknya menaikkan tingkat bunga demi membuat uang yang beredar berkurang.
3.      Rasio Cadangan Wajib (Reserve Requirement Ratio) Rasio cadangan wajib adalah mengatur jumlah uang yang beredar dengan memainkan jumlah dana cadangan perbankan yang harus disimpan pada pemerintah. Untuk menambah jumlah uang, pemerintah menurunkan rasio cadangan wajib. Untuk menurunkan jumlah uang beredar, pemerintah menaikkan rasio.
4.      Himbauan Moral (Moral Persuasion) Himbauan moral adalah kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar dengan jalan memberi imbauan kepada pelaku ekonomi. Contohnya seperti menghimbau perbankan pemberi kredit untuk berhati-hati dalam mengeluarkan kredit untuk mengurangi jumlah uang beredar dan menghimbau agar bank meminjam uang lebih ke bank sentral untuk memperbanyak jumlah uang beredar pada perekonomian.
Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Kebijakan_moneter

0 komentar:

Posting Komentar

 

My blog Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review